Apakah anda
merupakan salah satu pecinta musik di Indonesia? Seperti yang kita tahu, bahwa
hampir bagi semua orang, musik merupakan sesuatu yang dibutuhkan untuk bisa
membantu seseorang mengimprove mood mereka dengan baik.
Saya sangat
menyarankan bagi anda yang memiliki hobi mendengarkan musik untuk tetap
melanjutkan hobi anda tersebut. Mengapa? karena mendengarkan musik selagi itu
memiliki porsi yang pas(tidak berlebihan) insyallah akan memberi banyak
manfaat. Musik memiliki dampak yang sangat positif bagi tubuh dan ini berlaku
untuk semua kalangan. Bahkan, mendengar musik dapat menjadikan anda cerdas. Banyak
filosof-filosof terkenal dunia seperti Plato dan Aristoteles mengakui manfaat
dari mendengarkan musik. Einstein pun tak menyangkal hal yang membuat dia
sangat brilian adalah karena hobinya bermain biola.
Langsung saja,
berikut manfaat musik secara umum:
·
Menghilangkan Bad Mood
Reaksi orang ketika mendengarkan musik umumnya berbeda-beda. Tetapi,
apapun pilihan musik Anda,mendengar musik favorit Anda dapat membantu
mencairkan suasana hati yang buruk.Penelitian di McGill University Montreal
menunjukkan bahwa mendengarkan musik dapat memicu pelepasan hormon dopamin yang
memicu rasa senang dalam jiwa.
·
Mengurangi Stres
Stres telah dikaitkan dengan banyak penyakit, termasuk penyakit mental
beberapa yang tampaknya hanya terjadi pada orang dengan tingkat stres sangat
tinggi. Dalam penelitian yang dilakukan, subyek di perdengarkan
musik setengah jam-musik menenangkan dua kali sehari selama dua minggu.
Hal ini menunjukkan pengurangan signifikan lebih besar pada tingkat stres dan
kecemasan dalam study.
·
Membuat anda lebih rileks
Mendengarkan musik bisa menenangkan jiwa dan juga membantu mengurangi
denyut jantung dan tekanan darah. Akibat dari tekanan darah rendah, juga
mengurangi risiko stroke dan masalah kesehatan lainnya dari waktu ke
waktu. Dalam sebuah studi baru Italia, peneliti menemukan bahwa orang
dengan hipertensi ringan (tekanan darah tinggi) yang mendengarkan musik klasik,
Celtic atau India hanya 30 menit sehari selama satu bulan memiliki pengurangan
yang signifikan pada tekanan darah mereka. Musik yang baik membantu untuk
menenangkan sel-sel dan jaringan yang membentuk paru-paru sehingga menurunkan
pasien bernapas dan denyut jantung normal.
Jika tadi saya
memberikan ulasan manfaat mendengarkan musik secara umum kini kita persempit
pokok bahasan kita menjadi lebih spesifik.Berikut manfaat mendengarkan musik
berdasarkan jenis musiknya:
·
Musik klasik
Musik klasik adalah jenis musik yang sering melibatkan orkestra besar
dan biasanya tanpa ada iringan vokal. Musik klasik memiliki kecenderungan untuk
menenangkan tubuh dan merangsang pikiran. Jenis musik ini telah ditemukan dapat
mengurangi stres (bahkan untuk orang yang tidak terlalu menyukai musik klasik)
dan meningkatkan kecerdasan jenis tertentu seperti kemampuan verbal dan
penalaran spasial-temporal.
Musik jenis ini tidak membuat Anda lebih cerdas, melainkan menyediakan
lingkungan yang ideal untuk berpikir. Sebuah studi yang dilakukan di Hong Kong
pada 90 anak laki-laki berusia antara 6 dan 15 tahun, ditemukan bahwa anak-anak
yang belajar bermain musik dengan program orkestra sekolah memiliki kemampuan
memori verbal yang lebih tinggi dan dapat belajar kata-kata yang lebih baru
dibandingkan dengan anak-anak yang tidak menerima pelatihan musik.
Mendengarkan musik klasik juga memiliki efek yang sangat menenangkan
detak jantung dan dapat membantu bagi orang dengan penyakit jantung.
·
Musik India klasik
Musik India klasik rumit dan ekspresif. Musik India didasarkan
pada raga (mode melodi) dan taal (siklus berirama tertentu). Raga tertentu
dikenal dapat mengaktifkan semua chakra (suasana hati atau pusat energi) dari
tubuh, sehingga menguntungkan dalam melaksanakan tugas-tugas kreatif lainnya.
Terapi musik klasik india sering digunakan atau disarankan untuk
pengobatan insomnia, migrain, sakit kepala kronis, hipertensi, gelisah, dll.
Sebuah studi menemukan bahwa mendengarkan musik klasik India dapat meningkatkan
kualitas tidur pada individu yang mengalami depresi. Para peneliti menyimpulkan
bahwa efek tersebut sebanding dengan pengobatan hipnotis dalam meningkatkan
kualitas tidur pada pasien depresi.
·
Musik Rap atau Hip Hop
Hip Hop musik memiliki efek yang berbeda pada banyak remaja. Di satu
sisi, ditemukan jenis musik ini mempromosikan perasaan negatif, dan di sisi
lain musik yang begitu energik membuat Anda ingin berdiri dan menari.
·
Musik Rock
Mendengarkan musik rock dapat memberikan adrenalin tidak seperti jenis
musik lain. Jika Anda tidak suka mendengarkan musik rock, maka mendengarkannya
dapat membuat Anda merasa marah dan kesal serta peningkatan denyut jantung dan
tekanan darah. Namun, jika Anda menikmati mendengarkan jenis musik ini maka
dapat membantu menghilangkan stres tanpa mempengaruhi denyut jantung atau tekanan
darah.
Selain
mendengarkan musik tidak ada salahnya anda juga belajar untuk memainkan alat
musik, karena menurut saya pribadi ketika anda bermain musik sambil menyanyi,
dapat menenangkan hati dan benar-benar dapat merubah secara spontan tentang mood
anda yang sedang anda rasakan.
Banyak orang
menganggap bahwa bermain musik hanyalah sekedar hobi, sarana untuk
mengekspresikan perasaan, atau dipandang sebelah mata, tapi dari beberapa
artikel yang pernah saya baca, penelitian berkata lain. Melalui penelitian,
bermain musik memiliki manfaat bagi yang memainkannya dalam jangka waktu yang
panjang.
Musik termasuk
kedalam kurikulum di bangku sekolah (entah seluruh sekolah di
Indonesia ada pelajaran musik atau hanya beberapa sekolah saja
yang ada). Alat musik yang dimainkan di bangku sekolah hanya recorder
dan/atau pianika. Pelajaran yang diajarkan pun sangat dasar, antara lain:
·
Musik memiliki tangga nada mayor dan minor,
beserta rentang nadanya masing-masing
·
Do re mi fa sol la si do / C D E F G A B C
·
Membaca not angka, bukan not balok
Guru yang mengajar musik belum
tentu lulusan musik atau yang expert dalam musik, mungkin hanya mengerti
dasarnya saja. Setelah murid-murid naik kelas dan pelajaran musik sudah tidak
ada dalam kurikulum lagi, mereka akan melupakan musik tanpa mengetahui manfaat
dari bermain musik. Berikut beberapa manfaat dari bermain musik (beberapa poin
diambil dari artikel-artikel yang membahas tentang manfaat bermain musik) :
1.
Meningkatkan kemampuan otak
Bermain musik dapat meningkatkan ketajaman otak, fungsi kognitif, dan
daya ingat. Bermain musik dapat mengembangkan otak kiri (rasionalitas dan
logika) dan otak kanan (imaginasi dan kreatifitas). Ketepatan nada, irama,
menghafal lagu, dan kecepatan membaca kunci atau not balok merangsang otak kiri
untuk bekerja. Sedangkan mendengar lagu, kemampuan “menceritakan”
lagu, ”merasakan” lagu, dan kreatifitas dalam mengkreasikan
sebuah lagu merangsang otak kanan.
Artikel Kompas menuliskan bahwa bermain musik dapat memelihara kemampuan
kognitif termasuk kemampuan verbal dan non verbal, kemampuan non verbal seperti
kemampuan visual dan spasial. Belajar musik juga dapat meningkatkan kemampuan
berbahasa asing karena buku yang digunakan untuk berlatih musik biasanya
berbahasa Jepang, Jerman, dan Inggris.
2.
Menenangkan hati
Musik tidak hanya menenangkan hati pendengar, namun juga bagi yang
memainkannya. Sebuah artikel menuliskan bahwa bermain musik bisa
menghasilkan endorfin, yakni hormon bahagia sehingga membuat
hati menjadi lebih tenang walaupun suasana hati sedang buruk.
Musik dapat diandaikan sebagai kertas kosong untuk
menceritakan atau melampiaskan perasaan dan emosi seseorang, sedangkan
alat musik menjadi pena. Contohnya, Moonlight Sonata karya Beethoven yang gelap
seperti menceritakan kesedihan Beethoven. Beda dengan Eine Kleine Nachtmusik
karya Mozart yang menggambarkan kemeriahan dan lika liku kehidupan malam.
Berbeda pula dengan Canon karya Pachelbel yang sangat populer.
3.
Melatih disiplin dan kesabaran
Kebanyakan mereka yang baru terjun belajar musik berawal mula dari
keinginan untuk menjadi pemusik handal favoritnya, misalnya ingin seperti
Vanessa Mae, Depapepe, Santana, atau lainnya. Mata akan terbuka ketika pertama
kali belajar musik yang sesungguhnya, bahwa belajar musik membutuhkan
proses yang panjang, tidak bisa satu dua kali belajar langsung bisa seperti
pemusik handal. Akibatnya, berguguranlah satu persatu niat untuk belajar musik.
Belajar musik membutuhkan disiplin dan kesabaran yang tinggi. Disiplin
berlatih 2-3 kali seminggu selama 30 menit atau lebih, mengulang pelajaran yang
dirasa sulit hingga menguasainya, dan berlatih bertahun-tahun hingga handal.
Teman saya pernah berkomentar bahwa orang yang main musik biasanya
sabar. Saya diceritakan bahwa di tempat saya bekerja pernah ada
karyawan yang bekerja sampingan sebagai guru piano. Walaupun dimarahi oleh
atasan, ia tetap santai dan tidak pernah emosi satu kalipun. Terbukti
kalau pemusik cenderung memiliki sifat yang sabar karena memang sudah
terlatih dalam hal disiplin dan kesabarannya.
4.
Melatih kepercayaan diri
Bermain musik tidak selamanya dimainkan untuk diri sendiri. Pemusik
tidak akan berkembang jika mengurung dirinya tanpa pernah menunjukkan
kemampuannya bermain musik. Walaupun sangat gugup, pemusik dituntut untuk
berani dan percaya diri ketika perform di depan umum bahwa dirinya mampu
memainkan musik dengan baik. Adanya kepercayaan diri atau tidak di dalam diri
pemusik akan tampak dari permainannya apakah mengekang (tidak lepas) atau
mengalir dengan sempurna.
5.
Melatih kerja sama
Solo, duet, trio, quartet, atau yang lebih banyak lagi seperti orkestra
membutuhkan kerja sama yang tinggi. Walaupun solo, pemusik tetap harus diiringi
dengan musik lain sebagai background music untuk memperindah. Semakin besar
jumlah pemain musik semakin tinggi kebutuhan akan kerja samanya.
Dalam orkestra misalnya, jika salah satu nada saja salah maka sang
konduktor akan menyetop permainan dan menegur. Walau hanya 1 nada dan 1 orang
yang salah, permainan otomatis dihentikan sehingga anggota orkestra yang tidak
bersalah juga ikut terkena imbasnya. Dalam musik, tidak ada yang bisa
menonjolkan seolah-olah dirinya sendiri saja yang berjasa.
Nah… Sekarang
bagaimana menurut pendapat anda. apa yang anda rasakan??? Musik akan memberikan
jawaban…!!!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar